Berani & Bermartabat
KABARDAERAH.OR.IDIndeks
Monetize your website traffic with yX Media
Daerah  

Wabup Iwan Buka Pertemuan Tim Pembina Posyandu, Dorong Penguatan Kader dan Layanan 6 SPM

Rekonfunews.com, Pohuwato – Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, membuka Pertemuan Penyusunan Program Kerja Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Kabupaten Pohuwato yang berlangsung di Oma Cofe, Rabu (23/09/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau, pimpinan OPD terkait, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny. Risnawati Adam Ali, Ketua Dharma Wanita Persatuan Pohuwato, Ny. Suriyati Iskandar Datau yang juga selaku Wakil Ketua III Tim Pembina Posyandu, serta anggota Tim Pembina Posyandu.

Dalam sambutannya, Wabup Iwan Adam mengatakan, Posyandu saat ini telah mengalami transformasi yang signifikan.

Menurutnya, Posyandu tidak lagi hanya dipahami sebagai tempat penimbangan bayi atau pelayanan kesehatan semata, tetapi telah menjadi wadah integrasi layanan sosial dasar yang mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Melalui konsep Posyandu Era Baru ini, pelayanan yang diberikan wajib menyentuh enam urusan dasar sekaligus, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, transformasi tersebut menjadikan Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.

Menurut Iwan, perubahan fungsi tersebut menuntut Tim Pembina Posyandu untuk mengubah pola pikir dan cara kerja. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi hal penting karena pelaksanaan Posyandu berbasis enam SPM tidak dapat dilakukan secara sektoral.

BACA JUGA :  Bupati Janji Bawa Aspirasi Aliansi Penambang ke Gubernur Gorontalo

“Tantangan baru ini menuntut kita untuk mengubah pola pikir dan cara kerja. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama atau berjalan sendiri-sendiri. Di sinilah pentingnya kehadiran seluruh unsur yang hadir pada hari ini,” katanya.

Iwan menekankan agar program kerja yang disusun tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi benar-benar dapat diterapkan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Saya tekankan kepada seluruh Tim Pembina dan peserta pertemuan, program kerja yang disusun harus aplikatif dan konkret. Jangan hanya menjadi dokumen administratif di atas kertas. Rencana yang dibuat harus membumi, dapat dilaksanakan dengan jelas, dan dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat di desa-desa,” tegasnya.

Ia juga meminta agar transformasi Posyandu enam SPM diarahkan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting serta menekan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Pohuwato.

“Jadikan transformasi Posyandu enam SPM ini sebagai salah satu kekuatan utama kita untuk mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Pohuwato,”ujarnya.

Selain program, Iwan turut menekankan pentingnya validitas data di lapangan. Ia meminta Tim Pembina Posyandu dan Ketua TP. PKK Kecamatan memastikan data yang dihimpun dari setiap Posyandu benar-benar akurat.

“Saya titipkan kepada Tim Pembina dan Ketua TP. PKK Kecamatan untuk memastikan akurasi data di setiap Posyandu. Data yang valid adalah kunci utama agar intervensi program kesehatan dari pemerintah daerah bisa tepat sasaran,” katanya.

BACA JUGA :  Pemkab Pohuwato Dukung Pelaksanaan Operasi Keselamatan Otanaha 2026

Pada kesempatan tersebut, Iwan juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.

“Kader Posyandu adalah ujung tombak kita di lapangan. Mereka bekerja dengan keikhlasan. Oleh karena itu, melalui program kerja yang disusun, pastikan ada ruang untuk peningkatan kapasitas dan perhatian yang layak guna memotivasi kinerja para kader kita,” ungkapnya.

Iwan menambahkan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut mewakili Bupati Pohuwato yang masih menjalankan tugas kedinasan di luar daerah. Ia berharap hasil pertemuan dapat dilaksanakan dengan baik dan selanjutnya disampaikan kepada Bupati Pohuwato.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Milawaty Hiola, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menyusun dan menetapkan Program Kerja Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Kabupaten Pohuwato yang terintegrasi dengan enam SPM.

Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan koordinasi dan komitmen lintas sektor antara OPD, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, dan TP. PKK; menyinkronkan program pembinaan kesehatan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa; memetakan strategi penguatan kapasitas kader Posyandu; serta melakukan validasi data kesehatan di lapangan.

Pertemuan yang berlangsung selama satu hari tersebut diikuti 65 peserta yang terdiri atas pimpinan OPD, PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, serta unsur lintas sektor lainnya.

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !

Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca