Berani & Bermartabat
KABARDAERAH.OR.IDIndeks
Monetize your website traffic with yX Media
Daerah  

PGM – PDAM : Normalisasi Sumber Mata Air Akibat Musim Kemarau

Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Pani Gold Mine atau Tambang Emas Pani turun tangan membantu pengerukan sedimen di sumber air bersih Air Terang untuk memulihkan fungsi penampungan air bagi masyarakat Bumi Panua.

Namun demikian, kemarau panjang mengakibatkan berkurangnya volume air bersih yang berdampak pada turunnya ketersediaan air bagi masyarakat.

Tim teknis Pani Gold Mine telah menyelesaikan pekerjaan pengerukan sedimentasi dan pembuatan tanggul di area Intake Air Terang PDAM, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Langkah cepat yang berlangsung selama dua hari pada 15–16 Agustus 2026 lalu dilakukan untuk memulihkan fungsi penampungan air serta menjaga kualitas distribusi air bersih bagi masyarakat setempat.

Langkah ini diambil setelah tim gabungan dari Pani Gold Mine dan PDAM melakukan pengecekan langsung di lapangan pada 14 Agustus 2026. Dari hasil identifikasi, ditemukan penumpukan sedimentasi setebal 50 sentimeter hingga satu meter yang menyebabkan air sungai berendapan lumpur masuk ke bak penampungan air PDAM.

BACA JUGA :  Pemkab Pohuwato Sambangi PT SMI : Usul Penjadwalan Ulang Pinjaman

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pani Gold Mine mengerahkan satu unit excavator guna mengeruk sedimentasi sepanjang 100 meter sekaligus membangun tanggul pengaman sepanjang 300 meter. Langkah ini berfungsi memblokir masuknya air tercemar, sekaligus melancarkan kembali aliran air menuju Instalasi Pengolahan Air PDAM sebelum didistribusikan ke rumah warga.

CSR Manager Pani Gold Mine, Mahesha Lugiana menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan merespons kebutuhan vital warga. “Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar. Begitu memantau kondisi intake PDAM terdampak sedimentasi, kami segera memfasilitasi alat berat untuk pengerukan dan pembuatan tanggul. Kami berharap sinergi ini memastikan pasokan air ke rumah warga lancar dan aman digunakan,” ujar Mahesha.

Sementara itu, Direktur PDAM Pohuwato, Kaharudin Rahim, menyampaikan apresiasinya atas bantuan pengerukan yang dilaksanakan oleh pihak perusahaan.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Pani Gold Mine yang telah memfasilitasi kami dalam segala upaya penanganan gangguan ini. Pengerukan sedimentasi berjalan lancar tanpa ada kendala,” ungkap Kaharudin.

BACA JUGA :  Ringankan Beban Warga, PT LIL Serahkan Bantuan Korban Banjir di Wanggarasi

Lebih lanjut, Kaharudin juga memberikan penjelasan mengenai kondisi pasokan air saat ini yang masih mengalami penurunan volume. “Adapun berkurangnya debit air yang sampai ke rumah warga saat ini murni diakibatkan oleh musim kemarau, bukan karena kendala teknis pada intake atau pengerukan,” pungkasnya.

Melalui pengerukan dan pembuatan tanggul di Intake Air Terang PDAM ini, Pani Gold Mine kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan instansi pemerintah dalam menjaga sarana fasilitas umum serta kualitas lingkungan hidup di sekitar area operasional perusahaan.

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !

Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca