Monetize your website traffic with yX Media
Daerah  

DLH Pohuwato Komitmen Selesaikan Aspirasi Petani

Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Puluhan massa aksi mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato pada Selasa (12/5), guna menyuarakan keresahan atas kondisi persawahan yang kian memprihatinkan.

Massa menuntut pertanggungjawaban pemerintah terkait dugaan pencemaran air dan sedimentasi yang mengancam mata pencaharian petani lokal.

Persoalan ini memicu desakan kuat agar DLH memperketat pengawasan terhadap limbah serta mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan di wilayah hulu.

Massa aksi menekankan bahwa pendangkalan saluran irigasi dan kontaminasi air telah mencapai tahap ekstrem. Selain menyebabkan penurunan kualitas tanah, kondisi ini memicu gagal panen di sejumlah titik produktif.

BACA JUGA :  Bupati Saipul Bawa Aspirasi Petani Pohuwato ke Gedung Perlemen Senayan

Ada dua poin utama yang menjadi tuntutan warga:
1. Pengawasan Ketat:Mendesak DLH bertanggung jawab penuh atas pengawasan potensi pencemaran dan penanganan limbah secara berkelanjutan.
2. Ketegasan terhadap Tambang: Meminta pemerintah menindak aktivitas tambang yang diduga menjadi sumber polusi, serta menghentikan operasional mereka sementara waktu hingga pasokan air bersih ke areal persawahan kembali normal.

Kepala DLH Pohuwato, Sumitro Monoarfa, yang menemui langsung massa aksi menyatakan komitmennya untuk segera bergerak. la menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah saintifik dan koordinasi lintas sektor.

“Saya sudah instruksikan tim teknis untuk segera verifikasi lapangan dan mengambil sampel air guna uji laboratorium. Kami harus memastikan apakah ini faktor alam atau ada unsur kesengajaan dari pihak tertentu,” tegas Sumitro.

BACA JUGA :  Parah, Indomaret Nunggak 5 Bulan Iuran Retribusi Sampah, DLH Pohuwato : Capai 10 Jt

Sumitro menambahkan bahwa pihaknya tidak akan menutup mata terhadap hak-hak petani. Penanganan masalah ini akan melibatkan instansi terkait untuk mengidentifikasi sumber utama polusi di wilayah hulu guna mencari solusi jangka panjang.

Meskipun massa membubarkan diri dengan tertib di bawah pengawalan pihak kepolisian, koordinator aksi menyatakan tidak akan lepas tangan.

Mereka berkomitmen untuk terus memantau realisasi janji DLH di lapangan guna memastikan air bersih benar-benar kembali mengalir ke sawah-sawah warga.

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !

Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca