Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Saipul Mbuinga, calon Bupati Pohuwato, menyampaikan ucapan selamat Hari Santri Nasional 2024. Dalam keterangan persnya, Saipul menekankan bahwa santri merupakan ujung tombak dalam menjaga dan menyebarkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
“Selamat Hari Santri Nasional 2024! Semoga santri menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai keagamaan dan moral ke dalam kehidupan masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga dan mengembangkan warisan budaya kita,” ujar Saipul Mbuinga, Rabu (23/10)
Saipul Mbuinga dan Iwan Adam resmi mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato untuk periode 2024-2029 dengan mengusung visi “Pohuwato Berkelanjutan, Sejahtera, Hijau, Andal, Agamis dan Produktif.” Beberapa program unggulan mereka, yang dikenal sebagai POGAYA (Pohuwato Agamis dan Berbudaya), dirancang untuk memperkuat identitas daerah melalui pembinaan keagamaan dan pelestarian budaya.
Menurut Saipul, POGAYA akan menjadikan Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sebagai garda utama dalam pemberantasan buta huruf Al-Qur’an. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Pohuwato dapat membaca dan memahami Al-Qur’an,” ungkapnya.
Selain itu, POGAYA juga berfokus pada peningkatan dan pembinaan hafiz Al-Qur’an. Saipul percaya bahwa dengan mengembangkan generasi hafiz, akan muncul pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki landasan spiritual yang kuat.
Program ini juga mencakup memaksimalkan pembinaan Majelis Taklim di seluruh kecamatan. Saipul menekankan pentingnya kegiatan keagamaan untuk memperkuat nilai-nilai moral dalam masyarakat. “Dengan membina Pondok Pesantren dan Majelis Taklim, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual dan sosial,” tambahnya.
Pasangan ini juga berkomitmen untuk melaksanakan festival budaya lokal religius, seperti Meeraji, Dikili, dan Pasang Lampu. “Festival-festival ini bukan hanya acara seremonial, tetapi juga sebagai sarana untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya budaya dan tradisi lokal,” jelas Saipul.
Saipul berharap bahwa program unggulan POGAYA dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Pohuwato. “Dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan budaya, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkarakter,” tutupnya.
Dengan semangat dan komitmen yang kuat, Saipul Mbuinga dan Iwan Adam siap membawa Pohuwato menuju masa depan yang agamis dan berbudaya.
Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













