Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Pani Gold Mine kembali mengajak generasi muda untuk peduli terhadap masa depan bumi lewat agenda rutin tahunannya, Enviro Goes to School. Masih dalam rangkaian momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, kegiatan edukatif yang mengusung tema Climate Change ini sukses digelar di SMAN 1 Marisa pada 3 Juni 2026 dan SMK 1 Marisa pada 4 Juni 2026.
Kegiatan ini menyasar generasi muda guna meningkatkan kesadaran para pelajar dan civitas akademika terhadap isu global perubahan iklim. Diikuti oleh total 130 peserta yang terdiri dari siswa kelas 1 hingga kelas 3, acara dikemas secara interaktif melalui sosialisasi terkait penyebab dan mitigasi dampak perubahan iklim.
Supervisor Environmental Pani Gold Mine, Kevin Philips Barakati, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. “Melalui edukasi ini, kami ingin para siswa lebih peka terhadap isu lingkungan dan terbiasa menerapkan gaya hidup hijau dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kevin menambahkan bahwa langkah melalui jalur pendidikan ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bumi. “Kami berharap mereka siap menjadi generasi penggerak yang menjaga kelestarian alam demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Sebagai bentuk implementasi nyata dari edukasi tersebut, Pani Gold Mine membagikan botol minum kepada seluruh peserta untuk mengkampanyekan pengurangan sampah plastik sekali pakai. Selain itu, perusahaan juga menyerahkan bantuan 3 unit tempat sampah terpilah (Merah, Kuning, Hijau) kepada masing-masing sekolah sebagai fasilitas penunjang tata kelola kebersihan yang ramah lingkungan.
Kepala Sekolah SMAN 1 Marisa, Zikrun Punuh, memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi berkala yang diinisiasi oleh perusahaan.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah membangun kesadaran bagi para peserta, yang terdiri dari guru, tenaga tata usaha, dan siswa, agar lebih peduli dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan asri. Kami atas nama SMAN 1 Marisa menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Pani Gold Mine yang telah melaksanakan kegiatan luar biasa ini. Semoga peserta dapat melanjutkan sosialisasi ke teman-teman lainnya,” tutur Zikrun.
Antusiasme serupa tampak dari para pelajar yang hadir. Jelita Justitia Pratiwi, siswi SMAN 1 Marisa, menyatakan rasa senangnya bisa mendapatkan ilmu praktis mengenai penanggulangan krisis iklim global. Sementara itu, Ibrahim Monoarfa, perwakilan siswa dari SMK 1 Marisa, berkomitmen untuk langsung mempraktikkan ilmu tersebut.
“Mewakili teman-teman, terima kasih kepada Pani Gold Mine yang sudah berbagi ilmu. Insya Allah melalui sosialisasi ini kami di SMK 1 Marisa bisa langsung mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” janji Ibrahim.
Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













