KABARDAERAH.OR.ID, SUKOHARJO || Kepala Desa Laban, Sugianto, menegaskan perlunya forum mandiri bagi RT dan RW di luar forum resmi desa. Pesan tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Capacity Building perdana Desa Laban, Minggu (28/9/2025), yang digelar di Magelang.
Menurutnya, RT dan RW adalah ujung tombak pelayanan publik. Dengan adanya forum mandiri, RT dan RW dapat lebih intens berkomunikasi, membahas permasalahan, dan merumuskan solusi bersama. “Forum ini akan memperkuat koordinasi dan mempercepat kemajuan desa,” ucapnya.
Sambutan tersebut diperkuat oleh Ketua BPD, Suparto, yang menyatakan siap mendukung seluruh program desa. Dukungan serupa datang dari Kecamatan Mojolaban melalui Kasi Pemerintahan, Ari Nugroho, yang memaparkan regulasi peran RT, RW, dan BPD. Ia menegaskan bahwa RT dan RW wajib memiliki buku administrasi sebagai bentuk tertib administrasi desa.
Triyono, S.Pd., selaku pendamping desa, juga menambahkan materi mengenai penyusunan RKP Desa dan prosedur pembangunan. Menurutnya, perencanaan yang matang adalah kunci agar program desa bisa terlaksana dengan baik.
Selepas materi pembekalan, peserta diajak rafting di Sungai Elo sejauh 12 km. Antusiasme tinggi terlihat dari semua peserta, meski sebagian sudah berusia lanjut. Suasana akrab, penuh tawa, dan kebersamaan menjadi bukti bahwa forum semacam ini berhasil mempererat solidaritas antar lembaga desa.
Kegiatan Capacity Building Desa Laban 2025 pun ditutup dengan makan malam bersama dan hiburan musik sebelum rombongan kembali pulang. (Nop)
Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













