Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Sebuah event besar akan selalu meninggalkan pertanyaan mendasar: siapa yang paling diuntungkan? Untuk Open Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026, jawabannya jelas dan tegas dari Ketua Percasi Kabupaten Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli: rakyat Pohuwato, terutama para pelaku usaha kecil yang selama ini berjuang keras untuk menumbuhkan usaha mereka di tengah keterbatasan yang ada.
AHS menegaskan bahwa keputusan untuk mengintegrasikan UMKM lokal ke dalam arena Pohuwato Cup 2026 adalah manifestasi dari prinsip yang ia pegang sejak awal: bahwa sebuah event sebesar ini harus memiliki dampak yang merata dan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat bawah, bukan hanya oleh kalangan atas yang memiliki akses ke kompetisi dan hadiah.
“Kehadiran UMKM di Pohuwato Cup 2026 adalah wujud nyata bahwa turnamen ini berpihak pada rakyat. Kami sengaja membuka ruang itu karena kami percaya bahwa kesuksesan sebuah event bukan diukur dari siapa juaranya, tetapi dari seberapa luas manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegas AHS.
AHS menjelaskan bahwa logika di balik pengintegrasian UMKM sangatlah sederhana namun berdampak besar. Ketika 183 peserta ditambah pendamping dan penonton yang bisa mencapai ribuan orang selama tiga hari hadir di satu lokasi, mereka semua membutuhkan makan, minum, dan berbagai kebutuhan lainnya. Jika kebutuhan tersebut dipenuhi oleh pelaku usaha lokal Pohuwato, maka uang yang beredar akan langsung mengalir ke kantong masyarakat Pohuwato sendiri.
Koordinasi yang telah dilakukan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindak) Kabupaten Pohuwato dalam memfasilitasi keikutsertaan UMKM juga mendapat apresiasi khusus dari AHS. Ia melihat kolaborasi lintas sektor antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah ini sebagai model yang ideal untuk penyelenggaraan event di masa mendatang.
“Kerjasama dengan Disperindak ini adalah hal yang kami banggakan. Ini menunjukkan bahwa olahraga dan pemerintah bisa berjalan beriringan untuk kepentingan masyarakat. Catur bukan hanya urusan Percasi, ini urusan kita semua,” kata AHS.
AHS menutup dengan sebuah harapan yang sederhana namun penuh makna: bahwa setiap pelaku UMKM yang berjualan di Pohuwato Cup 2026 akan pulang dengan kantong yang lebih tebal, semangat yang lebih tinggi, dan kepercayaan diri yang lebih besar bahwa produk mereka layak dan dicintai oleh banyak orang. Itulah kemenangan sesungguhnya yang ingin dipersembahkan Pohuwato Cup 2026 kepada rakyat Pohuwato.
Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













