KABARDAERAH.OR.ID, KUDUS || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Kudus. Sejumlah elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (AMPM) menyatakan siap mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan deklarasi yang digelar di kawasan Menara Kudus pada Jumat (13/3/2026) sore. Kegiatan itu menjadi simbol komitmen masyarakat untuk ikut terlibat dalam mengawasi program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.
Ketua AMPM Kudus, Mujahidin, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik program MBG karena memiliki dampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok yang membutuhkan asupan gizi yang cukup.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam proses pengawasan.
“Kami Aliansi Masyarakat Peduli MBG Kudus menyambut baik serta mendukung program Makan Bergizi Gratis guna meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat serta menurunkan angka stunting,” ujar Mujahidin.
Siap Lakukan Pengawasan Menyeluruh
AMPM menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan eksternal terhadap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kudus. Pengawasan tersebut akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, distribusi, hingga implementasi program di lapangan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa program benar-benar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
“Kami akan mengawal jalannya program Makan Bergizi Gratis dalam bentuk pengawasan eksternal secara menyeluruh,” jelas Mujahidin.
Ia menambahkan bahwa AMPM juga siap menjadi perpanjangan suara masyarakat dalam memantau setiap tahapan pelaksanaan program tersebut.
“Kami berkomitmen menjadi mata dan telinga masyarakat dalam memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dari hulu sampai hilir operasional,” tambahnya.
Bentuk Posko Aduan Masyarakat
Selain melakukan pengawasan, AMPM juga berencana mendirikan posko pengaduan masyarakat yang dapat dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan, kritik, maupun laporan terkait pelaksanaan program MBG.
Dengan adanya posko tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan informasi jika ditemukan permasalahan dalam pelaksanaan program di lapangan.
“Kami akan mendirikan posko-posko aduan masyarakat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar tujuan program dapat tercapai dengan baik,” kata Mujahidin.
AMPM berharap keterlibatan masyarakat dalam pengawasan program MBG dapat membantu menciptakan pelaksanaan program yang lebih transparan, akuntabel, dan efektif.
Melalui dukungan serta pengawasan bersama, program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan di Kabupaten Kudus.
( Red )
Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














