Berani & Bermartabat
KABARDAERAH.OR.IDIndeks
Daerah  

Wabup Iwan Lepas 5 Penyandang Disabilitas Penerima Kaki Palsu Program Kemensos

Kabardaerah.or,id, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Wakil Bupati, Iwan S. Adam, melepas lima orang penerima manfaat (PM) penyandang disabilitas yang akan menjalani pemasangan kaki palsu melalui Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Pohuwato, Senin (20/07/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Administrasi Umum Achmad Djuuna, Plt. Kepala Dinas Sosial Amrin Umar, Sekretaris Dinas Sosial Risna R. Laisa, Kabid Rehabilitasi Sosial Yusni Arsyad, serta staf bidang Rehsos Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato.

Selanjutnya, kelima penerima manfaat diberangkatkan menuju Dinas Sosial Kabupaten Boalemo untuk menjalani tahapan pengukuran, pemasangan, hingga pelatihan penggunaan alat bantu kaki palsu.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Iwan Adam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Tumoutou Manado atas perhatian dan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas di Kabupaten Pohuwato.

“Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial melalui Sentra Tumoutou Manado atas dukungan yang diberikan. Bantuan pemasangan kaki palsu ini merupakan wujud nyata kepedulian negara kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para penerima dalam menjalani aktivitas sehari-hari,”ujar Wabup.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa alat bantu, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi penyandang disabilitas untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.

“Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk bergerak, berkarya, dan berpartisipasi dalam pembangunan. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong program-program yang meningkatkan aksesibilitas, kemandirian, dan kualitas hidup mereka,”tambahnya.

Wabup juga meminta Dinas Sosial beserta seluruh pendamping agar terus memberikan pendampingan selama proses pemasangan hingga para penerima manfaat mampu beradaptasi dengan penggunaan kaki palsu tersebut.

“Saya berharap pendampingan tidak berhenti pada saat pemasangan alat bantu saja, tetapi juga memastikan para penerima manfaat mampu menggunakan kaki palsu ini dengan nyaman dan percaya diri. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan sampai mereka dapat kembali beraktivitas secara optimal,”tegasnya.

Kepada para penerima manfaat, Iwan Adam berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tetap memiliki semangat menjalani kehidupan.

“Insyaallah kaki palsu ini dapat membantu bapak dan ibu dalam bergerak, berjalan, bekerja, dan berkumpul bersama keluarga. Jangan pernah kehilangan semangat. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan,”tuturnya.

Pada kesempatan itu, Wabup Iwan juga menyampaikan salam hormat dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan tugas pemerintahan di luar daerah.

“Bapak Bupati menitipkan salam hormat kepada bapak dan ibu sekalian. Beliau berharap proses pemasangan kaki palsu ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar. Karena masih mengikuti agenda pemerintahan di luar daerah, beliau menugaskan kami untuk melepas keberangkatan bapak dan ibu. Semoga ini menjadi langkah awal yang baik untuk memudahkan aktivitas dan meningkatkan kualitas hidup bapak dan ibu ke depan,”ungkapnya.

Adapun lima penerima manfaat yang akan menjalani pemasangan kaki palsu tersebut adalah Rasyid Umar (50) asal Kecamatan Popayato yang mengalami disabilitas sekitar dua tahun terakhir, Rizkiyanti Saini (28) asal Kecamatan Popayato Barat yang merupakan penyandang disabilitas sejak lahir, Gufron Pasisingi (21) asal Kecamatan Popayato yang mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja di tambang sekitar dua tahun lalu, Saipul Moha (49) asal Kecamatan Randangan yang mengalami disabilitas akibat musibah kebakaran sekitar sepuluh tahun lalu, serta Suitno (61) asal Kecamatan Taluditi yang mengalami disabilitas akibat kecelakaan.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato, Amrin Umar, menjelaskan bahwa bantuan pemasangan kaki palsu tersebut merupakan bagian dari dukungan Program ATENSI Kementerian Sosial RI melalui Sentra Tumoutou Manado bagi penyandang disabilitas di daerah.

Ia menambahkan, selama proses pemasangan hingga pelatihan penggunaan alat bantu, para penerima manfaat akan terus didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan para pendamping selama proses hingga selesai pemasangan dan pelatihan penggunaan alat bantu


Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari KABAR DAERAH

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version