Daerah  

Puluhan Siswa SMKN 1 Dengilo Belajar Industri Tambang di PGM

Kabardaerah,or.id, Pohuwato – Pani Gold Mine menerima kunjungan industri dari SMK Negeri 1 Dengilo sebagai wujud nyata dukungan terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Pohuwato. Kunjungan ini merupakan kegiatan kick-off untuk implementasi dari serangkaian Program Merdeka Mengajar dan bertujuan menjawab tantangan keterbatasan tenaga pendidik ahli di jurusan Teknik Geologi Pertambangan melalui penyelarasan silabus dan pelibatan guru tamu dari Pani Gold Mine.

Program Merdeka Mengajar yang diusung Pani Gold Mine mencakup berbagai inisiatif strategis. Selain penguatan sekolah kejuruan, program ini juga fokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pendampingan guru dan kepala sekolah di sekitar wilayah tambang guna menciptakan ekosistem pendidikan yang tangguh di Pohuwato.

Sebanyak 30 siswa yang didampingi para kepala sekolah dan para guru disambut langsung di area operasional perusahaan untuk mengikuti rangkaian kunjungan industri (site tour) dan sharing session. Program yang diinisiasi melalui kolaborasi departemen Corporate Social Responsibility dan Learning & Development Pani Gold Mine ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai operasional pertambangan yang berkelanjutan, aman, dan sesuai dengan regulasi pemerintah. Melalui kunjungan industri, para siswa diajak melihat langsung proses operasional di lapangan agar memiliki wawasan luas yang nantinya dapat diimplementasikan dalam proses belajar di sekolah.

Dalam kolaborasi ini, tim Learning & Development Pani Gold Mine bertindak untuk mempertajam dan menyelaraskan kembali silabus yang telah dimiliki SMK Negeri 1 Dengilo. Capaian utama dari program ini adalah tersedianya silabus yang telah terstandarisasi industri untuk digunakan oleh siswa, serta pemberian ilmu lapangan yang disampaikan langsung oleh para guru tamu dari perusahaan. Hal ini bertujuan agar materi ajar yang sudah ada menjadi lebih berkualitas dan sesuai dengan standar kompetensi terkini di industri pertambangan.

Deputi GM Operation Pani Gold Mine, Irwan Hasri Lupoyo, menjelaskan bahwa pengalaman lapangan sangat krusial sebelum siswa memasuki materi kelas. “Kegiatan site visit ini dilakukan sebagai rangkaian dari program Merdeka Mengajar, agar para siswa mendapat gambaran dari apa yang dikerjakan oleh tambang kita. Kami ingin mereka melihat langsung bagaimana standar operasional yang kami jalankan,” ungkapnya.

Apresiasi disampaikan oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Dengilo, Sri Harfin Tahjun, S.Pd. dalam sambutannya menyatakan, “Terima kasih telah menerima kami untuk kunjungan industri di perusahaan ini, dan bisa melihat proses pertambangan yang ramah lingkungan juga memperhatikan aspek keselamatan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut.”

Senada dengan hal tersebut, Angeline Takahegesang, salah satu siswi Teknik Geologi Petambangan, merasa bersyukur atas kesempatan ini. “Terima kasih kepada Pani Gold Mine atas kesempatannya. Semoga kami bisa terus bersilaturahmi dengan perusahaan dan sekolah kami bisa terus maju dengan kerja sama ini,” tuturnya.

Pani Gold Mine berkomitmen untuk menjaga konsistensi kolaborasi ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pendidikan daerah. Melalui sinergi antara dunia industri dan sekolah, perusahaan berharap dapat mencetak sumber daya manusia asli Pohuwato yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.


Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kabar Daerah

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version