Monetize your website traffic with yX Media

Tampil Beda, Caleg Muda PKS Tri Gunawan Sidiki Gunakan APK Karung Bekas

Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Tri Gunawan Sidiki (28) Anak muda yang lahir dari Rahim seorang Petani yang berani mengambil langkah politik, bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pemuda yang memiliki jiwa sosial dan sangat aktif di berbagai organisasi kepemudaan Pramuka, Karang Taruna, KNPI dan Bapera.

Tri Gunawan dengan gaya politik anak muda yang kreatif dan inspiratif memiliki cara yang sederhana tapi menarik untuk mempromosikan dirinya sebagai Calon Anggota Legislatif DPRD Kab Pohuwato yang diusung oleh partai PKS dengan menggunakan karung bekas sebagai alat peraga kampanye (APK).

BACA JUGA :  Bupati Saipul dan Ketua TP PKK Pohuwato Nyoblos di TPS 03 Sipatana

“Karung bekas sederhana tapi menarik, memiliki nilai yang tersirat bahwa orang biasapun memiliki hak dan harapan terjun ke politik sebagai wakil rakyat,” ujar Tri, Rabu (10/1/2024).

Meski usianya terpaut muda, Tri juga melakukan aktivitas kesehariannya sebagai petani dan pedagang di lapak beras maha rice sehingga memiliki pesona politik yang unik dan membuatnya mendapat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.

Ada 20 lembar baliho terpasang dan 100 lembar spanduk di tempel di pohon dari karung bekas bertuliskan namanya tersebar di lima kecamatan yang menjadi daerah pemilihannya.

BACA JUGA :  PAN : Kasus Nurhayati Jadi Peringatan bagi Polri dalam Tegakkan Keadilan

“Daripada baliho cetakan printing menjadi sampah, lebih baik sampah dijadikan baliho. Ini menandakan anak muda punya kretifitas, ide dan gagasan. Sehingga, apapun baliho yang digunakan tujuannya tetap sama, bagaimana politik itu tersampaikan dimasyarakat,” jelasnya.

Tri Gunawan juga menyebut, berdirinya Baliho dan Spanduk dari karung bekas adalah Real partisipasi dari sejumlah relawan dan karung bekas pembeli beras di lapaknya.

“Selain menyumbang tenaga, mereka juga mengantarkan karung bekas, kayu lata, cat, paku serta bahan lainnya. Hal ini tentunya merupakan dukungan moril kepada saya, agar bisa membawa harapan dan aspirasi masyarakat,” ungkap Tri.

BACA JUGA :  Mengenal Tiga Sosok Muda Muhammadiyah Yang Menjadi Ketua Umum Parpol Baru

Penggunaan Karung bekas sebagai Alat Peraga Kampanye (APK) dilatarbelakangi kurangnya kemampuan dalam bentuk finansial.

Meskipun Alat Peraga Kampanye hanya menggunakan karung bekas untuk mempromosikan dirinya sebagai caleg PKS No urut 1 dari Dapil 3 (Wanggarasi, Lemito dan Popayato Grup) tak memudarkan semangat juang untuk meraih suara sebagai wakil rakyat dari wilayah barat. (Fit) 

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *