Monetize your website traffic with yX Media

Rentan Kebocoran Data, Arisaputra Batangale Desak Pemerintah Sahkan RUU PDP

Kabardaerah.or.id, Gorontalo – Rentan kebocoran data pribadi, mantan Koordinator Perhimpunan Mahasiswa Komputer Nasional (Permikomnas) Wilayah X, Arisaputra Batangale mendesak pemerintah pusat untuk mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP), Minggu (13/2/2022).

Menurut Ari, di era digitalisasi yang penuh kecanggihan teknologi ini, masyarakat Indonesia tentunya sangat mudah berinteraksi dalam ruang lingkup media sosial.

BACA JUGA :  Gubernur Ansar Lepas 1.000 Peserta Jelajah Wisata Karimun 

“Kita tahu bersama bahwa pengguna media sosial di Indonesia hampir seluruh masyarakat menggunakan kecanggihan teknologi,” ungkapnya.

Ari menjelaskan, pada tahun 2021 kemarin, telah terjadi kebocoran data pada BPJS. Dan ada sekitar 297 juta data pribadi yang bocor bahkan diperjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Bupati Sukoharjo tepis isu politis soal Pencabutan SE Beras ASN

Sehingganya, perlu untuk mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) agar masyarakat lebih nyaman dalam melakukan interaksi di media sosial.

“Oleh karena itu, Negara harus mampu melindungi data pribadi masyarakat Indonesia, sehingga dalam penggunaan media sosial di era digitalisasi 4.0 ini, data pribadi kita bisa terjaga dengan baik,” pungkas Ari.

BACA JUGA :  Forkopimda Pohuwato Pantau Situasi Pra Natal Disejumlah Gereja

(Fit)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *