Monetize your website traffic with yX Media

Kemiskinan, Inflasi dan Stunting Target Utama Gebyar SMS Jilid III di Pohuwato

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang didampingi Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, asisten, pimpinan OPD dan ASN kecamatan bersama aparat desa di halaman puskesmas popayato barat, melakukan apel perdana pada Selasa, (07/03/2023).
Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang didampingi Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, asisten, pimpinan OPD dan ASN kecamatan bersama aparat desa di halaman puskesmas popayato barat, melakukan apel perdana pada Selasa, (07/03/2023).

Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Gerakan bersama melayani rakyat, sehat, maju, sejahtera (Gebyar SMS) jilid III tahun 2023 telah dimulai dari Kecamatan Popayato Barat

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga yang didampingi Wakil Bupati, Suharsi Igirisa, asisten, pimpinan OPD dan ASN kecamatan bersama aparat desa di halaman puskesmas popayato barat, melakukan apel perdana pada Selasa, (07/03/2023).

Dikatakan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bahwa gebyar SMS yang dilaksanakan adalah bentuk seperti pada awal tahun 2022, dimana untuk saat ini mengangkat tema, ‘penanggulangan kemiskinan, inflasi dan stunting’.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Desa, Apdesi Pohuwato Gelar Bimtek P2PMD

“Kemiskinan dan inflasi merupakan satu permasalahan yang saling terkait, sehingga bentuk penanganannya pun mesti terintegrasi dan tepat momentumnya.

Saat ini saya mendapatkan laporan dari OPD terkait, bahwa inflasi untuk beberapa bahan pokok terus terjadi utamanya pada beras dan minyak goreng.

Oleh sebab itu, melalui gebyar ini  saya melaunching pelaksanaan distribusi bahan pangan dan juga pelaksanaan pasar murah di kecamatan popayato barat ini dan setelah itu OPD terkait agar melanjutkan ke seluruh kecamatan tanpa harus menunggu pelaksanaan gebyar SMS.

Hal ini dilaksanakan agar kondisi inflasi beberapa bahan pokok tadi sedikit teratasi”,jelas bupati.

BACA JUGA :  Pemda dan DPRD Pohuwato Tandatangani Ranperda APBD 2023

Lanjut Bupati Saipul, gebyar SMS akan terus dilakukan dengan fokus utama pelayanan kesehatan dan penanganan stunting yang dilakukan selama satu hari di kecamatan. Pelayanan satu hari dilaksanakan karena warga membutuhkan layanan kesehatan khususnya dari para dokter spesialis, sehingga lebih banyak yang terlayani.

“Kami pun akan mengambil waktu untuk mengunjungi beberapa orang warga miskin yang sakit parah untuk mendapatkan pelayanan langsung. Pelayanan juga dibuka untuk warga yang membutuhkan layanan sampah tukar sembako, perizinan, ketenagakerjaan, isbat nikah dan layanan lainnya dalam aspek pembinaan dan pengawasan pemerintahan”,pungkas Bupati Saipul. (Fit)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :  Krisis Air Bersih, Bupati Upayakan Pembuatan Sumur Suntik di Puskesmas Popayato
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *