Monetize your website traffic with yX Media

Jelang Pendistribusian Dana Desa Tahap II, Rest Area Satgas 330 Dipadati Warga

KABARDAERAH.OR.ID, INTAN JAYA || Jelang pendistribusian dana desa tahap II di Kab. Intan Jaya, Prov. Papua Tengah, banyak warga melakukan perjalanan dari kampungnya yang berada di pedalaman menuju ke Kota Sugapa. Umumnya mereka berjalan secara berkelompok di siang hari.

Jauhnya jarak yang harus ditempuh, membuat mereka harus berhenti ditempat-tempat tertentu untuk beristirahat sejenak. Seperti terlihat di “Rest Area Amakani” Pos Bilogai Satgas Yonif 330/TD yang dipadati oleh warga untuk singgah melepas penat, pada Kamis (28/09/23).

BACA JUGA :  Peringati HPS ke-42, Wabup Ajak Korpri Jaga Ketahanan Pangan di Kabupaten Pohuwato

Lettu Inf Zaenal, Danpos Bilogai menyampaikan bahwa sejak launching perdana pada awal Juli lalu, banyak warga, khususnya dari kampung Homeyo dan Tanah Becek yang akan menuju ke Kota Sugapa menjadikan “Rest Area Amakani” sebagai tempat peristirahatan favorit.

Setiap harinya kami siapkan suguhan ala kadarnya untuk dinikmati oleh warga,” ujar Kang Enal, panggilan akrab yang disematkan warga untuk Danpos Bilogai.

BACA JUGA :  Pernikahan Kaesang - Erina Ajak 400 Penarik Becak dan 35 Penarik Andong Angkut Para Tamu

Bapak gembala Kampung Tanah Becek, Nobertus Mbuligau mengucapkan terimakasih kepada Satgas 330 yang telah menyiapkan tempat istirahat.

Hormat, tentara 330 sudah siapkan makan, kopi dan rokok. Kami semua senang. Semoga Tuhan berkati,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kang Enal menjelaskan bahwa antara Satgas 330 dengan warga sudah terjalin hubungan emosional yang erat.

BACA JUGA :  32 Tahun Mengabdi Alumni Milsuk IX Jateng dan DIY Gelar Reuni Akbar

Kita duduk sama rata, berdiri tanpa Raja, satu nusa satu Rasa, begitulah semboyan kami Prajurit Tri Dharma dalam memperlakukan Warga Intan Jaya,” terangnya seraya tersenyum.(*)

Galih RM

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *