Monetize your website traffic with yX Media
DAERAH  

Bulan Ramadhan, Pemrov Gorontalo Akan Gelar Pasar Murah di Pohuwato

Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang saat ini dipimpin oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer menanggapi permohonan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga terkait dengan pelaksanaan pasar murah di pohuwato.

Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang saat ini dipimpin oleh Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer menanggapi permohonan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga terkait dengan pelaksanaan pasar murah di pohuwato.

Hamka menjelaskan bahwa pasar murah insyaallah akan dilaksanakan minggu depan.

“Apa yang disampaikan bupati soal pasar murah insyaallah kami bisa melaksanakannya minggu depan di Kabupaten Pohuwato, mudah-mudahan bisa dapat membantu saudara kita yang mengalami musibah banjir”, ungkap Pj. Hamka.

Bupati Saipul mengatakan bahwa saat ini masyarakat tengah menghadapi naiknya harga kebutuhan pokok baik saat menjalani bulan ramadan maupun menjelang lebaran idul fitri nanti.

“Kami laporkan kepada bapak gubernur bahwa sebulan menjelang bulan puasa kami telah melaksanakan penyaluran paket bantuan sosial di seluruh kecamatan, serta melaksanakan pasar murah di beberapa titik melalui kegiatan Gebyar SMS termasuk percepatan penyaluran BLT oleh pemerintah desa. Hal ini sebagai upaya menekan tingkat inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok yang cenderung naik”, jelasnya.

BACA JUGA :  Gelar Tonggeyamo, Pemkab Pohuwato Tetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 H Jatuh Pada Ahad 10 Juli 2022

Olehnya selaku pemerintah daerah, bupati menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo agar dapat melaksanakan kegiatan pasar murah di Kabupaten Pohuwato guna membantu menopang kemampuan daya beli masyarakat akibat dari peningkatan konsumsi di bualan ramadan dan menjelang hari raya idul fitri.

Selain itu bupati juga melaporkan cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Pohuwato sehingga menyebabkan terjadinya banjir selama dua hari berturut-turut tepatnya pada 26 dan 27 Maret 2023 yang melanda 8 kecamatan.

Akibatnya sebanyak 1.791 kepala keluarga (KK) atau 5.822 jiwa terdampak banjir, mulai dari rusaknya lingkungan, terendamnya permukiman masyarakat, tempat ibadah (masjid dan gereja), sarana pendidikan, hanyutnya hewan ternak, rusaknya lahan pertanian/perkebunan, rusaknya tanggul dan jembatan serta kerugian materil lainnya.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Marisa, Wabup : Selamat Bertugas Di Bumi Panua

“Alhamdulillah, saat ini air sudah surut meskipun di beberapa titik tertentu seperti di Kecamatan Popayato Barat, Popayato dan Popayato Timur masih terdapat genangan di halaman rumah-rumah penduduk. Hal tersebut di sebabkan oleh karena kondisi cuaca di wilayah pohuwato sebahagian besar masih mendung berawan dan biasanya pada siang hingga sore hari masih diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi”, ungkap Saipul.

Informasi terakhir dari satgas yang berada di lapangan bahwa masyarakat telah meninggalkan tempat pengungsian, sebab sebagian besar rumah mereka telah kering.

“Sampai dengan hari ini baik BPBD maupun Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato sudah menyalurkan lebih kurang 275 paket logistik berupa beras, mie instan, ikan kaleng, minyak goreng, 500 bungkus nasi, paket makanan anak berupa biskuit, paket makanan siap saji. Untuk itu kami bermohon kepada bapak gubernur kiranya pemerintah provinsi gorontalo melalui perangkat daerah teknis dapat membantu percepatan pemulihan dampak bencana sesuai kewenangan masing-masing”, pungkas Bupati Saipul Mbuinga. (Fit)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
BACA JUGA :  Krisis Air Bersih, Bupati Upayakan Pembuatan Sumur Suntik di Puskesmas Popayato
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *