oleh

BKD Pohuwato Minta Rumah Makan Gunakan Tapping Box Untuk Pengelolaan Pajak

Kabardaerah.or.id, Pohuwato – Kepala Badan Keuangan Daerah, Fitriyanti H. Lasantu, ST, MM, meminta kepada setiap rumah makan yang terkoneksi dengan BKD untuk menggunakan Tapping Box sebagai pengelolaan pajak.

Pasalnya, ada beberapa rumah makan di kawasan pohon cinta tidak menggunakan Tapping Box. Padahal pemasangan alat Tapping Box tersebut dapat merekam data transaksi penjualan yang kena pajak 10%.

Hal itu dilakukan sebagai optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Saat berkunjung disalah satu rumah makan dikawasan pohon cinta, Kepala BKD didampingi Kepala Satpol PP dan Kasie Perlindungan Masyarakat, langsung memberikan arahan kepada pemilik rumah makan yang tidak menggunakan tapping box, Senin (17/1/2022).

Menurut Fitriyanti, penggunaan tapping box merupakan salah satu wujud keterbukaan pemerintah dalam mengelola pajak daerah serta dapat merekam data transaksi.

BACA JUGA :  HUT LVRI Ke 65 Siap Mendukung Dan Mengamankan Pembangunan Nasional Terutama Dalam Pandemi Covid-19
5297341988

“Alat ini akan memantau transaksi di lokasi tempat usaha, misalnya Hotel, Restoran, Rumah Makan, serta Parkir yang terkoneksi dengan badan Keuangan di bidang pendapatan,” ujarnya.

Dari koneksi itu, pengusaha rumah makan akan lebih mudah terpantau. Dengan demikian, tidak ada penyelewengan pajak dari pengusaha ke Pemerintah Daerah.

Selain itu, alat tapping box juga memudahkan pengusaha untuk membayar pajak sesuai dengan aturan.

“Jadi tidak ada lagi bayar-bayar ke Oknum lain yang tidak ada hubungannya dengan pembayaran pajak. Karena itu rawan pungli,” kata Fitriyanti, yang biasa disapa Ibu Kaban.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Kepala BKD Pohuwato telah berkoordinasi dengan Kepala Satpol PP, Dr. Sumitro Monoarfa, S. Hut, MP yang diperintahkan melalui Kasie Perlindungan Masyarakat, Bayu Eka Septian Kaluku, S.STP untuk melakukan Penegakan & Penindakan Peraturan Daerah.

BACA JUGA :  Realisasikan BLT DD Tahap II Tahun 2021, Pemdes Astana Fokus Jompo

Bayu menjelaskan pihaknya terlebih dahulu akan memberikan edukasi kepada seluruh pengusaha, baik Itu Hotel, Rumah Makan dan Restoran agar segera menggunakan alat Tapping Box yang sudah di pasang.

“Jika ada Hotel, Restoran, Rumah Makan, bahkan Parkir yang tidak menggunakan alat Tapping Box, kemudian tidak mengindahkan Peraturan Daerah maka akan kami ditindaklanjut,” jelas Bayu.

Dengan pemasangan tapping box diharapkan transparansi, akuntabilitas, efektifitas dan efesiensi dalam pemungutan pajak akan tercapai sehingga peningkatan pendapatan pajak daerah akan meningkat.

“Kami berharap, masyarakat bisa memahami dan sadar serta taat dalam Pembayaran Pajak Daerah. Agar PAD Kabupaten Pohuwato  terus meningkat. Dan tentunya dari hasil PAD tersebut dapat meningkatkan Pembangunan & Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pohuwato itu sendiri,” pungkas Bayu.

BACA JUGA :  Genjot Capaian Vaksinasi, Pemkab Pohuwato Gelar Vaksinasi di Tempat Wisata

(Fit)

Banner IDwebhost

Komentar